Ssemua ide kreatif dan curhat yang mau diutarakan yang ada di dalam otak lu bakal kita tampung di sini dan kita diskusikan.
Ide Kamu & Curhat Kamu
Mei 20, 2008 · & Komentar
Kategori: AWAL
Ssemua ide kreatif dan curhat yang mau diutarakan yang ada di dalam otak lu bakal kita tampung di sini dan kita diskusikan.
Kategori: AWAL
| sejarahunand06 di About | |
| Stella di About | |
| sejarahunand06 di About | |
| unul di About | |
| erik di (Diskusi): Tamat Mau Kema… | |
| langau ijau di (Diskusi): Tamat Mau Kema… | |
| sejarahunand06 di (Diskusi): Tamat Mau Kema… | |
| binatang_jhalang di LAPAU KITO BASAMO. | |
| binatang_jhalang di (Diskusi): Tamat Mau Kema… | |
| iloveminang di LAPAU KITO BASAMO. |
Blog pada WordPress.com. Theme: Cutline by Chris Pearson.
14 tanggapan so far ↓
ardiansyah // Mei 20, 2008 pada 10:29 am |
20 mei 2008
menurut saya perayaan seabad kebangkitan bangsa itu adalah sindrom harkitnas diamana pada intensitasnya pada saat ini adalah periode eforia atas kenangan atau memorial kebangkitan nasional yang hanya bertahan pada perayaan tanpa planning, langkah konkrit dan perubahan yang berarti. kenapa saya mengatakan sindrom harkitnas karena perayaan hanya sebatas ingatan kolektif dan terlepas dari itu semuanya blank.
kandidat pengangguran // Mei 20, 2008 pada 10:54 am |
20 mei 2008
si sopan sopyan matinya kayak pahlawan betul, padahal tu si sopan bandit. coba lu bayangin kita sekarang ini lagi pusing mikirin naiknya BBM eh si sopan malah asik2 konfoi pake motor gede, itu kan boros BBM, walaupun dalihnya seabad kebangkitan nasional. udah tau negara kite lagi susuah eh di asik-asik konfoi dasar……….
er1kzs // Mei 22, 2008 pada 4:16 am |
ne si KANDIDAT PENGANGGURAN esmosi banget, belun nympe yah kiriman bulannnya
terus melampiaskan semua hal disini huahuahua
sabar buk
er1kzs // Mei 22, 2008 pada 4:19 am |
Numpang kasih ide ciek hah
Gimana kalo uang spp dinaikin 100%.
hehe, becanda
ide gua, hmmm (mikir dulu)
gimana kalo blog ini dibuat RSS rumah beasiswa??
Moderator request ciek yoh
sejarahunand06 // Mei 24, 2008 pada 6:11 am |
Request ente terkabulkan.
Binatang_jhalang // Mei 28, 2008 pada 8:12 am |
Kalo membicarakan masalah BBM gimana perspektif lo??
Gua dulu, kebijakan ini berdifat dilematis bagi pemerintah, kita tahu bahwa bangsa ini sudah saatnya menyetop subsidi tapi disisi lain pemerintah juga harus memperhitungkan angka orang miskin yang akan bertamabah dengan kenaikan BBm yang menurut survei akan menambah angka orang miskin sebanyak 15 mjuta orang. jadi kalo semuanya kalo dihitng engan angka2 memang tidak bisa selalu berhasil, tapi itu adalah sebuah resiko yang nantinya akan kita tanggung bersama-sama. jadi semuanya serba complicated.
e-en // Juni 5, 2008 pada 9:07 am |
“bangkit itu susah, susah lihat orang susah,,senang lihat orang susah,,
bangkit itu malu, malu ketahuan korupsi,,malu kejahatanya di ungkap,,
bangkit itu marah, emang dasar bangsa ni pemarah semua,,g mo nyelesaikan masalah dengan baik2..cuma bisa demo dan demo lagi….”
tu cuma sepenggla dari semua kejadian yang terdi di indonesia sekarang….
bayangin aj, kenapa arang2 indonesia ssekrang kehilangan akal sehanya untuk berpikr mana yang baik n yang buruk….
baru beberapa hari ni kita ngrayain kebangkitan nasional dengan sangt meriahnya…namun jika dilihat bagaiman situasi indonesia yang hancur n amburadul g ada artiunya kebangktan nasional itu…kemana perginya semangat para pejuang yang dulu berusaha mati2an mmembela tanah air….sekarang di jaman yang udah merdeka malah g bisa mempertahankan kemerdekaanya… ap kita semua ga malu sama dunia…
mahasiswa yang katanya adalag AGENT of Change kehilangan jati dirnmya sebagai mahasiswa….setipa masalah hany diselesaikan dengan demo dan demo dimana2….
buat apa demo kalo cuma akan nambah masalah aj…????
masih igt kasus Unas kemaren kan???
buat apa mereka demo, kalo buntu2nya malah bermaslah dengan kepolisian kan….
toh kalo emang nolak kenaikan BBM, emag boleh aj tapi harus dngan jalan yang positif bukan anarkis kayyak gitu….berapa kerugian yang harus dibayar ditengah kesulitan ekonomi sekatang???
ga mikir mere tu ap???
n tambahan lagi kalo emang mo ngebantu rakyat cari kek solusi buat hadapi kenaikan bbm, cari alternatiuf lain sehingga orang2 kecil dapt mnenikamnati hasilnya, cari temuan2 yang bisa menmgatasi kekurangan bbm…
toh itu lebih baik daripada merusak smua yang sudah ada….
ardiansyah // Juni 19, 2008 pada 2:04 pm |
ahmadiyah ternyata udah berdiri sejak tahun 1930.
er1kzs // Juli 12, 2008 pada 4:41 am |
Katanya ada yang menungangi tuh, agar bersikap anarkis. agar perhatian publik tersita disitu dan substansi dari kenaikan Bbm bisa dilupakan.
kasus kayak gini juga terjadp pre decline nya soekarno waktu itu kan kerusuhan2 juga merajalela.
tapi intinya kalo mahasiswa gak digubris terus ya kayak gitu endingnya, anarchie is the only way.
ardiansyah // Juli 16, 2008 pada 12:46 pm |
apa bedanya merantau dengan integrasi ?
yang bisa jawab kalo cewek boleh kencan ama aye, kalo cowok bakal aye kasih duit**.
**duitnya terserah aye.
er1kzs // Juli 17, 2008 pada 3:42 am |
Integration, however, must be viewed in context of the larger international system. Indeed, integration is largely a result of and directed toward developments that take place outside rather than those internal to member states, which in turn have reciprocal effects on the larger international system. The result is a mutual dependence between zones of peace and turmoil. That is, states pursue integrative policies aimed at political, economic and/or social stability to hedge against potential conflict stemming from developments outside of member countries. Such measures strengthen the international presence of in-group states, increasing pressure on and isolation of proximate states outside of the integrative processes. This heightens the likelihood of conflict in the already less-stable zones of turmoil, which feeds back into the behavior of the in-group and encourages further integration to stave off the potential contagion of conflict.
Merantau adalah kemampuan untuk memisahkan diri dari sesuatu yang disayangi untuk mematangkan diri, untuk jadi manusia (jadi orang), untuk menemukan jati dirinya.(fadilah).
kalo gua minta duit aja deh
partai kambing hitam // Juli 21, 2008 pada 1:17 pm |
masalah anarkis dalam demo menurut saya itu adalah sebuah kewajaran bagi sebuah bangsa yang sedang menghadapi masa kritis seperti ini, dimana kata sepakat tidak bertemu ujungnya maka tindakan anarkis adalah sebuah pelampiasan kekecewaan bagi bangsa yang tidak meminta banyak bagi pemimpin mereka, karena yang mereka minta hanya sesuab nasi untuk mengenyangkan perut mereka, untuk menidurkan anak mereka, untuk menjadi bangsa yang sehat dan sejahtera. demi fonding father kami hanya ingin hidup walaupun hanya sebagai orang miskin tak masalah.
tjahajatimoer // Juli 24, 2008 pada 12:39 pm |
menurut saya reaksi anarkis didalam menuntut suatu keinginan (demo) itu lumrah, karena jiwa zaman masyarakat sekarang itu sendiri yang sedang mengalami suatu penyakit tekanan psikologis dalam artian stress, dimana ketika sebuah permohonan tidak ditanggapi maka aksi vandalisme adalah sebuah solusi akhir.
sato ciek // Agustus 5, 2008 pada 6:35 am |
@tjahajatimoer
kalo anarkis terus, lantas dimana letaknya diplomasi dan cara2 yang saya rasa bisa dieleminir rasa kekerasannya.
jangan semena2 donk bangsa ini kan negara yang hukum dan kewajiban, klo emang tidak cocok dengan sistem kan bisa melakukan tindakan yang sesuai dengan aspirasi,.
anarkis jangan dipandang dari segi instan nya saja donk, banyak juga yang terkena impak negatifnya. saya rasa pemerintah keinginannya baik tapi cara yang salah, u know lah like komunisme they want to be good but the act was false, kan sama casenya tuh.
jadi kalo bilang alasan stress saya rasa tidak masuk akal, pasalnya kalo strees maka tindakan nya tidak mungkin terorganisir seperti orang becus, tapi disiini orang strees bisa prefesional aneh kan, jadi pandagan tjahaja yang bilang stres ane kagak percaya.
sori, democracy is not about who the winner and who the looser , but democracy is who gonna take the justice for all!!